Membuat Virtualisasi Komputer Dengan Menggunakan VirtualBox

Sebagai programmer, kadang saya membutuhkan environment yang berbeda dalam membuat atau menguji sebuah program, misalnya saya ingin membuat program .Net tapi kapasitas HDD sudah sekarat dan project .Net ini hanya sekali-kali saja karena base project sebenarnya under PHP / web-based. Nah daripada langsung install di komputer utama yang akan habiskan space HDD kemudian juga akan membuat “berat” komputer, maka solusi lain saya akan install Visual Studio tersebut di System Operasi virtual 😀

Loh, katanya space HDD sekarat? koq bikin / install OS virtual lagi? bukan nya tambah kecil space HDD nya?
Tenang saja enaknya virtual komputer ini bisa di install di HDD external 😀

Apa sih itu Virtualisasi Komputer? Virtualisasi Komputer adalah perangkat lunak virtualisasi yang dapat menjalankan System Operasi tambahan di dalam System Operasi Utama. Misalnya, di komputer utama kita menginstall Windows 8, nah dengan perangkat lunak ini kita bisa menginstall atau menambah System Operasi lain seperti Linux maupun Windows dan menjalankan-nya secara bersamaan. Komputer utama biasanya disebut “Host”, sedangkan komputer virtual / System Operasi tambahan tadi disebut “Guest”.

Lalu bedanya dengan dual boot apa? bukan kah kita juga bisa install OS tambahan di PC kita tanpa harus install perangkat lunak virtualisasi?
Beda dual boot dan virtualisasi komputer adalah, pada dual boot kita hanya bisa menjalankan salah satu System Operasi saja, sedangkan pada virtualisasi komputer kita bisa menjalankan kedua System Operasi tersebut secara bersamaan. Selain itu apabila salah satu System Operasi terkena virus, maka System Operasi lain kemungkinan besar bisa terinfeksi juga. Misalnya yang satu pakai Windows 8 dan yang satu lagi pakai Windows XP. Nah kalau Windows XP nya kena virus, maka yang Windows 8 juga bisa kena juga. Sedangkan kalau menggunakan Virtual Komputer tidak, karena pada virtual komputer ini seolah-olah komputer yang berdiri sendiri atau “terpisah” HDD nya.

Keuntungan menggunakan virtualisasi komputer adalah:

  1. Ujicoba dan simulasi suatu system tanpa harus kehilangan system yang sudah ada
  2. Belajar System Operasi baru. Misalnya pengen belajar Linux tapi Windows nya ga mau di hapus
  3. Bikin app java yang multiplatform, bikin nya di windows dan pengen testing kompatible di Linux maupun MacOS

Saat ini terdapat banyak perangkat lunak yang bisa di gunakan untuk membuat virtualisasi komputer. Salah satunya adalah VirtualBox. Masing-masing perangkat lunak punya kelebihan dan kekurangan nya masing-masing, namun menurut saya VirtualBox sudah bagus dan ringan tentunya OpenSource (Free)

Disini saya akan jelaskan bagaimana cara install VirtualBox di PC kita

  1. Pastikan spesifikasi PC anda cukup. Kalau memory komputer cuma 2GB, ya mikir-mikir lagi, karena nanti memory utama akan di share dengan virtual komputer nya. Kalau nanti di virtual komputer memory nya di set 1GB, maka PC utama memory nya jadi 1GB. Bagus nya sih memory utama 4GB
  2. Download perangkat lunak VirtualBox. Silahkan download sesuai dengan System Operasi utama anda. Misal PC utama menggunakan Windows, maka pilih yang “for Windows hosts”, kalau PC utama menggunakan Linux, maka pilih yang “for Linux Hosts”
    VirtualBox Download
  3. Setelah selesai download, silahkan jalankan file tersebut dan anda akan mendapatkan tampilan seperti ini
    capture-image-virtualbox-home
  4. Silahkan klik next dan ikuti petunjuk instalasi sampai selesai 😀
    capture-image-finish
  5. Setelah selesai install, silahkan jalankan program VirtualBox tersebut. Bisa melalui shortcut yang ada di Desktop maupun melalui Start Menu atau kalau kita centang “Start Oracle VM VirtualBox…”, maka setelah klik tombol Finish, maka applikasi VirtualBox otomatis di jalankan.
    capture-image-start
  6. Finish. Di artikel lain nanti saya akan share bagaimana cara menggunakan VirtualBox 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>